Testimoni Anak Santun ASAK Katedral Jakarta – Immanuel Advent Christofer. Tentang Kegiatan Asak

Kesan-kesanku mengikuti Training “Soul, Mind, Snergy”

Namaku Immanuel Advent Christofer atau biasa dipanggil Christo.
Pada hari Sabtu 25 – 26 Oktober 2014, aku mengikuti training di Gereja Bunda Hati Kudus Kemakmuran, Jakarta yang bertemakan “Soul Mind Synergy”. Training itu dibawakan oleh Bapak Peter P. Kaliman.
Keikut sertaanku dalam training ini atas prakarsa Ibu Jani, salah seorang dari dewan pimpinan ASAK dari Parokiku, Paroki St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga.
Tujuanku mengikuti training ini awalnya, hanya ingin tahu seperti apa training pengembangan diri itu.
Ternyata pada saat aku ikut training tersebut, sangatlah menyenangkan dan dikarenakan Bapak Peter yang sebagai motivator mempunyai gaya yang tidak membosankan bahkan terkesan sangat koperatif dan bisa membangun suasana “anakmuda” sehingga training yang diadakan selama 2 (dua) hari tidak terasa membosankan. Saya mendapatkan banyak inspirasi dan termotivasi setelah mengikuti training tersebut.
Di sana aku dan para peserta lainnya diberi pengarahan,langkah-langkah, dan tips-tips untuk menjadi seorang “Champion”, di ajarkan untuk selalu berpikir positif, dan yang paling penting aku di ajarkan untuk lebih murah senyum. Aku sangat menantikan diadakannya lagi acara serupa, sehingga aku akan menjadi pribadi yang kuat, hebat, dan berkarakter.
Ilmu-ilmu yang diberikan serta inspirasi yang diberikan Bapak Peter sangat membantuku dalam menunjang pendidikanku di SMK Rex Mundi, yang berlandaskan pelayanan.Disamping itu membuka jalan pikiranku dalam menemukan jati diri serta membantuku dalam bersikap sehari-hari sebagai seorang pribadi yang sedang mencari jati diri dan membuat mentalku semakin kuat untuk menjadi orang yang berguna dengan membangun karakter diri ku sedini mungkin.
Aku ingin menjadi pribadi yang tangguh, tegar, memiliki semangat yang tinggi, aku ingin membahagiakan mamaku serta menjadi orang yang dapat diandalkan.
Karena aku sadar dalam segala keterbatasan ku apabila ada semangat untuk maju, apa pun rintangannya harus aku hadapi. Aku tidak boleh patah semangat, harus terus berusaha mewujudkan impian dan membahagiakan orang disekitarku dan tak lupa berbakti kepada Tuhan.
Karena aku tidak akan bisa tumbuh dan berkembang tanpa campur tangan Tuhan melalui, mama, adik-adikku dan orang-orang disekitarku yang membantuku mewujudkan impianku.
Terima kasih tim ASAK Paroki Katedral, semoga aku bisa ikut di training selanjutnya.